Tiga Metode Dan Cara Membuat Lanyard Untuk Home Industry

Tiga Metode Dan Cara Membuat Lanyard Untuk Home Industry

Lanyard adalah seutas tali atau pita yang dikalungkan di leher, bahu, atau pergelangan tangan untuk mengantungkan kunci, flashdisk, atau kartu identitas. Saat ini, tali lanyard lazim dijadikan sebagai suvenir sebuah acara. Tidak sedikit terhitung band-band musik yang menjadikan lanyard sebagai merchandise resmi mereka.

Banyaknya permintaan pembuatan lanyard terhubung kesempatan usaha tersendiri. Tidak hanya memakai mesin percetakan serba canggih, lanyard dapat dibikin dengan cara yang lumayan sederhana memakai tehnik sablon manual. Berikut lebih dari satu cara sebabkan lanyard yang dapat diaplikasikan didalam skala industri rumahan.

Komponen dan Jenis Bahan cetak lanyard

Sebelum memulai ke proses pembuatan, ada baiknya kami pelajari dulu komponen dan type bahan yang biasa kami temukan didalam lanyard. Umumnya, tali lanyard terdiri dari dua komponen: stopper atau pengait dan tali lanyard itu sendiri. Stopper berguna untuk mengaitkan barang ke tali lanyard yang dikalungkan.

Pengait dapat terbuat dari lebih dari satu type bahan, tapi yang lazim digunakan adalah plastik dan logam. Perbedaannya telah tentu ada terhadap ketahanan dan keawetan dari bahan yang digunakan. Tali lanyard sendiri terdiri dari bermacam bahan. Bahan-bahan yang lazim digunakan didalam pembuatan lanyard antara lain polyester, nilon, satin, atau kulit.

Membuat Lanyard dengan Teknik Sablon Manual

Pembuatan lanyard dengan tehnik sablon manual terhadap prinsipnya mirip dengan menyablon terhadap sarana lain seperti pakaian, tas, dan lain-lain. Alat dan bahan yang digunakan terhitung sama, yakni screen sablon, cat atau tinta, rakel dan tentu saja tali lanyard yang bakal dicetak. Anda dapat sebabkan tali lanyard sendiri atau membeli tali lanyard polos yang telah jadi.

Pertama, buatlah cetakan sablon dan desain yang idamkan diaplikasikan terutama dahulu. Sesuaikan ukuran desain dengan lebar tali lanyard yang dinginkan. Selanjutnya, aplikasikan desain ke cetakan sablon. Jika Anda idamkan mengaplikasikan lebih dari satu warna, Anda barangkali butuh lebih dari satu screen.

Selanjutnya, cetak desain terhadap tali lanyard. Tergantung terhadap ukuran screen yang digunakan, Anda dapat mencetak lebih dari satu tali sekaligus. Jumlah pengaplikasian cat mirip dengan jumlah warna yang Anda inginkan. Jadi Anda perlu dua kali pengaplikasian untuk dua warna, tiga kali untuk tiga warna, dan seterusnya.

Pembuatan lanyard dengan tehnik sablon memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri. Kelebihannya, cost memproses lumayan tidak mahal sehingga tidak perlu modal yang besar. Alat dan bahan yang dibutuhkan terhitung enteng didapatkan. Kekurangannya, durasi memproses lebih panjang dengan jumlah memproses yang terbatas didalam satu waktu.

Baca juga: Kenali Jenis Stiker dan Cara Membuat Stiker Tempelan Ini Yuk!

Membuat Lanyard dengan Mesin Heat Press

Berbeda dengan metode sablon manual, metode ini butuh mesin cetak laser print, kertas spesifik berjenis transfer paper, mesin heat press, dan perangkat computer untuk sebabkan desainnya. Anda dapat memakai mesin heat press biasa atau mesin heat press spesifik untuk mencetak lanyard.

Untuk cara sebabkan lanyard dengan metode ini, pertama-tama Anda buat dulu desain yang bakal dicetak memakai komputer. Sesuaikan ukuran desain dengan ukuran tali lanyard. Kemudian, cetak desain yang telah dibikin ke atas sarana transfer paper memakai tinta sublim. Setelah itu, aplikasikan desain yang telah dicetak ke tali lanyard dengan memakai mesin heat press.

Metode ini memiliki kelebihan tersendiri, yakni jumlah memproses yang lebih banyak dengan durasi yang lebih cepat. Karena itu, metode ini sesuai digunakan untuk pemesanan skala besar. Namun, metode ini terhitung memiliki kekurangan. Alat dan bahan yang digunakan tidak murah, sehingga cost memproses dan modal awal yang dibutuhkan terhitung lebih tinggi.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *